Senin, 04 November 2019

Keindahan Teluk Ha Long


Menikmati pemandangan dramatis yang terbentuk oleh alam yang menjadi kebanggan Vietnam, yaitu Vinh HA Long atau Teluk HA Long. Sebutan dalam bahasa Inggris lebih sering terdengar karena untuk kepentingan wisata, yakni Ha Long Bay.

Pemandangan teluk Ha Long mengingatkan wisatawan yang datang pada lukisan Tiongkok kuno yang dijadikan motif tirai jendela yang banyak dijumpai pada 1970-an dan awak 1980-an. Megah, sunyi, berkabut, sekaligus magis. Seperti negeri “perangkap”, bagi yang sudah masuk tidak akan ingin keluar lagi.

Jika wisatawan ingin datang ke teluk Ha Long dari Kota Hanoi Vietnam bisa menggunakan bus untuk masuk jalan tol yang tida padat, melaju sedang dan dua kali berhenti di tempat perhentian sementara untuk meuruskan kaki, masing-masing perhentian bus berdurasi selama 15 menit.

Total waktu tempuh dari Hanoi ke arah timur hingga sampai di Kota Haipong adalah empat jam. Sesampainya di pelabuhan Haipong, kami disambut ibu-ibu penjajal perhiasan yang menawarkan cincin, gelang, dan kalung bermata mutiara dengan harga bosa dibilang sama dengan harga perhiasan di Pasar Rawa Bening Jatinegara.

Mutiara menjadi slaah satu sumber mata pencaharian dan memang sudah dibudidayakan sejak lama oleh nelayan yang berada di tempat ini. Di dermaga terdapat sekitar sepuluh kapal kayu berwarna cokelat yang bersabdar berjajar-jajar. Agak ke tengah juga padat dengan kapal yang buang sauh.

Kapal-kapal yang sedang sandar inilah yang akan membawa wisatawan berkeliling Teluk Ha Long. Kapal kami bernama Minh Hang 19. Butuh waktu 30 menit berlayar dari pelabuhan ke tengah beluk, tempat terpampangnya formasi batu-batuan besar menjulang. Kapal makin ke tengah teluk, makin terlihat bahwa batu-batuan itu terserak di mana-mana dengan berbagai ukuran.

Ada yang berdiri sendirian, ada pula yang berrangkai-rangkai. Permukaannya lebat ditumbuhi tanaman. Batu-batuan gamping ini tingginya bisa mecapai 30 meter dari permukaan laut. Menurut legenda setempat bahawa ketika Tiongkok menyerbu Vietnam, para dewa mengirimkan keluarga naga untuk membantu bangsa Vietnam mempertahankan tanah mereka.

Keluarga naga ini memuntahkan banyak permata dan giok yang berubah menjadi pulau-pulau besar dan kecil di penjuru teluk. Pulau-pulau laksana dinding yang mencegah masuknya para penyerbu. Akhirnya, rakyat Vietnam berhasil mempertahanlan tanah mereka.

Artikel Terkait

Keindahan Teluk Ha Long
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email